-LAMPIRAN PHOTO COPY PASSPORT
-LAMPIRAN PHOTO UKURAN 4X6 BACKGROUND WARNA
-LAMPIRAN KETERANGAN SEHAT DARI YANG TERKAIT DI TEMPAT SAUDARA BAPAK MELAKUKAN
CEK KESEHATAN
-SURAT PERNYATAAN DARI SAUDARA BAPAK UNTUK TIDAK MENUNTUT APA BILA TERJADI
SESUATU HAL TENTANG KESEHATAN BELIAU SETELAH MENDAPATKAN HASIL MEDICAL DARI
KAMI.
-MELAKUKAN PEMBAYARAN PROSES MEDICAL CHECK UP
BERIKUT INI JUGA KAMI LAMPIRKAN PERSYARATAN UNTUK LEGALISASI MEDICAL CEK
UP KE EMBASSY UAE.
-COPY PASSPORT
-COPY JOB OFFER
-BASIL MEDICAL CHECKUP YANG BERTANDATANGAN DAN STEMPEL GAMCA (JAKARTA)
Kamis, 04 Juli 2013
Prosedur legalisasi dokumen untuk ke kedutaan UAE
- siapa saja yang akan melegalisasikan dokumen
ke embassy UAE, harus melegalisasikan
kedua dokumen terkait yaitu dokumen asli dan terjemahan dari
dokumen aslinya.
- dokumen asli dilegalisasikan ke notaris.
- dokumen diterjemahkan kedalam bahasa Arab atau Inggris
- kemudian dokumen asli dan terjemahan di legalisasi ke departemen kehakiman
- dan juga dilegalisir ke departemen luar negeri.
dan setelah melalui semua instansi terkait di atas tadi baru kita melakukan legalisasi ke embassy UAE .
untuk persyaratan di kedutaan UAE membutuhkan aslinya dari dokumen yang sudah diterjemahkan dan di legalisasi dari beberapa departemen.
- dokumen asli dilegalisasikan ke notaris.
- dokumen diterjemahkan kedalam bahasa Arab atau Inggris
- kemudian dokumen asli dan terjemahan di legalisasi ke departemen kehakiman
- dan juga dilegalisir ke departemen luar negeri.
dan setelah melalui semua instansi terkait di atas tadi baru kita melakukan legalisasi ke embassy UAE .
untuk persyaratan di kedutaan UAE membutuhkan aslinya dari dokumen yang sudah diterjemahkan dan di legalisasi dari beberapa departemen.
CARA MENGGUNDUH OMEGA T
OmegaT
merupakan salah satu dari segelintir open source Computer-Aided Translation
(CAT) Tools yang ada di pasaran. Karena sifatnya yang open source dan gratis,
OmegaT banyak diminati oleh para penerjemah pemula atau kawakan yang ingin
memiliki alat bantu penerjemahan yang sederhana dan tidak menguras terlalu
banyak sumber daya computer. OmegaT dapat diperoleh dengan mengunduhnya dari
situs resminya, yaitu www.omegat.org.
Pada
halaman pengunduhan (http://www.omegat.org/en/download_selector/selector.php), Anda akan dipandu selangkah demi
langkah untuk memilih versi OmegaT yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Pertama-tama, Anda diminta untuk memilih versi “Traditional”, “Web Start” atau “Export”.
Versi “Traditional” diperuntukkan bagi pengguna yang sudah akrab dengan OmegaT.
Versi “Web Start” adalah versi “instal dan lupakan” atau “sambil lalu”.
Keuntungannya, sekali dijalankan, update versi “Web Start” di masa mendatang
akan terinstal secara otomatis di komputer. Kekurangannya, versi ini tidak
dapat digunakan secara berbarengan dengan “plug-ins”, jadi tidak semua fungsi
tersedia. Versi “Expert” diperuntukkan bagi mereka yang ingin memperoleh kode
sumber atau versi “alpha” OmegaT.
Jika
Anda memilih versi “Traditional”, langkah kedua adalah memilih “Platform” atau
sistem operasi yang dipakai untuk menjalankan program OmegaT. Sistem operasi
yang tersedia adalah Windows, Linux, Mac OS X, dan sistem operasi lainnya.
Dengan memilih sistem operasi Windows atau Linux, Anda akan dibawa ke langkah
ketiga, yaitu memilih versi OmegaT dengan atau tanpa “Java Runtime Environment”
(JRE).
Jika
JRE sudah terinstal di komputer Anda, pilih saja “Without JRE”. Sebaliknya,
pilih “With JRE” jika Anda tidak yakin apakah JRE sudah terinstal atau belum.
Versi “With JRE” memiliki ukuran file yang jauh lebih besar dan membutuhkan
lebih banyak ruang kosong pada hard drive dibandingkan dengan versi “Without
JRE”. Apapun versi JRE yang dipilih, Anda akan melanjutkan ke langkah terakhir,
yaitu memilih versi “Standard” atau “Latest”.
Versi
“Standard” memiliki petunjuk penggunaan lengkap dalam bahasa Inggris dan
biasanya sudah teruji dengan hampir tidak ada kekurangan atau gangguan pada
programnya. Versi ini sangat dianjurkan bagi pengguna pemula. Versi “Latest”
lebih mutakhir dibandingkan dengan versi “Standard”. Akan tetapi, petunjuk
penggunaannya kurang begitu lengkap dan kemungkinan akan membingungkan Anda.
Terdapat juga beberapa kekurangan atau gangguan pada program yang belum
terdeteksi.
Jika
Anda memilih sistem operasi Mac OS X, maka selanjutnya Anda akan diminta untuk
memilih versi “Standard” atau “Latest” tanpa harus melewati langkah pemilihan
fitur JRE.
Untuk
membatalkan atau kembali ke halaman pengunduhan utama, pilih “Quit”.
Lima Kecakapan Profesi Yang Harus Dimiliki Oleh Penerjemah
Belakangan
ini semakin banyak orang dari berbagai kalangan yang berusaha masuk ke dunia
penerjemahan dengan tujuan menambah penghasilan atau sekedar membuat dapur
tetap mengebul. Dengan pengetahuan tentang penerjemahan dan kemampuan
menerjemahkan yang pas-pasan atau bahkan kurang, mereka gencar mengirimkan
lamaran ke berbagai biro penerjemahan resmi maupun tidak resmi. Ada yang
diterima lamarannya dan ada pula yang ditolak mentah-mentah karena memang tidak
cocok dengan kualifikasi yang ditetapkan oleh biro penerjemahan dimaksud.
Tentunya dari kasus di atas, dapat ditarik simpulan bahwa penerjemah bukanlah
profesi kacangan yang tidak membutuhkan keahlian dan kemampuan khusus.
Untuk dapat
dikatakan sebagai penerjemah profesional, seseorang harus memiliki lima
kecakapan profesi penerjemah, yaitu:
1)
Kecakapan menerjemahkan;
2)
Kecakapan linguistik dan tekstual dalam bahasa
sumber dan bahasa sasaran;
3)
Kecakapan meneliti, memperoleh dan memproses
informasi;
4)
Kecakapan budaya; dan
5)
Kecakapan teknis.
Kecakapan Menerjemahkan
Seseorang
dikatakan memiliki kecakapan menerjemahkan apabila ia mempunyai kemampuan untuk
menerjemahkan teks pada tingkatan tertentu, termasuk kemampuan untuk menilai
masalah pemahaman teks dan produksi teks serta kemampuan untuk menghasilkan
teks sasaran yang sesuai dengan keinginan klien.
Kecakapan Linguistik dan Tekstual Dalam Bahasa
Sumber dan Bahasa Sasaran
Kecakapan
ini meliputi kemampuan seseorang untuk mengerti bahasa sumber dan penguasaan
bahasa sasaran. Kecakapan tekstual memerlukan pengetahuan memadai tentang
konvensi jenis teks, baik teks dengan bahasa standar maupun teks yang
menggunakan istilah khusus yang tidak dijumpai dalam teks lainnya, dan termasuk
kemampuan untuk menerapkan pengetahuan ini saat memproduksi teks. Sebagai
contoh, dalam teks hukum, frasa “selanjutnya
dalam Perjanjian ini disebut sebagai…” tidak diterjemahkan menjadi “in this Agreement is called …” tetapi
harus “hereinafter referred to as…”. Konvensi ini sifatnya pakem atau baku
sehingga tidak bisa diubah seenaknya.
Kecakapan Meneliti, Memperoleh dan Memproses
Informasi
Dalam
prosesnya, penerjemahan mengharuskan seorang penerjemah untuk mampu memperoleh
pengetahuan linguistik dan pengetahuan khusus dari sumber-sumber di luar teks
yang sedang diterjemahkan, yang diperlukan agar dapat mengerti teks sumber dan
memproduksi teks sasaran. Selain itu, penerjemah juga diharuskan untuk memiliki
pengalaman dalam menggunakan berbagai macam sarana penelitian yang ada,
misalnya mesin pencari (Google, Bing, Yahoo, dll), dan kemampuan mengembangkan
strategi yang pas agar dapat menggunakan sumber daya informasi yang tersedia
secara efisien dan efektif.
Kecakapan Budaya
Seorang
penerjemah juga harus mampu memanfaatkan informasi yang ada tentang standar
perilaku dan sistem nilai yang mencirikan atau membentuk budaya masyarakat
dimana teks tersebut tercipta. Idiom adalah salah satu contoh yang
menggambarkan bagaimana budaya sebuah bangsa atau etnik tercermin dalam
serangkaian kata-kata unik. Sebagai contoh, dalam bahasa Inggris ada idiom “raining cats and dogs” yang tentunya
terdengar aneh bin ajaib bagi orang-orang bukan penutur asli bahasa Inggris
karena dapat disalahartikan sebagai “hujan
anjing dan kucing” padahal maksudnya adalah hujan lebat.
Kecakapan Teknis
Tidak kalah
pentingnya dari keempat kecakapan di atas, kecakapan teknis memegang peranan
penting dalam persiapan dan produksi teks terjemahan. Hal ini meliputi
kemampuan untuk menggunakan berbagai sumber daya teknis yang diperlukan,
seperti CAT Tools, kamus elektronik, alat pengonversi file, dan sebagainya.
Kelima
kecakapan tersebut tentunya tidak dengan mudah diperoleh dan dikuasai oleh
seorang penerjemah namun harus melalui berbagai proses dan tahapan tertentu,
seperti mengikuti pendidikan formal di bidang penerjemahan, memenuhi
kualifikasi sesuai bidang keahliannya, dan memiliki pengalaman menerjemahkan
selama bertahun-tahun di bidang yang ditekuninya.
Langganan:
Postingan (Atom)